Kamis, 22 September 2011

Keteguhan Takdir Cinta (1)

Langit cerah menerangi bumi,seakan menyapa penghuni bumi untuk semangat beraktivitas dan mengais rezeki demi kelangsungan hidup.
Kulihat sosok tua yang,keriput menghiasi wajahnya yang tenang bersahaja,ya dialah ibuku,yang tiap hari semangat meski lelah mengirinya melayani para pembeli ditoko kami....
Hmmm..melihat ibuku,aku jadi teringat kekasihku maryam yang jauh diluar negri,aku telah berjanji akan membahagiakan ibuku dengan mempertemukan maryam dengan ibuku,karena aku tau walau hanya memandangnya difoto,ibuku langsung menyukainya.semoga Alloh menakdirkan cinta kami bersatu..ah aku jadi kangen padanya,,sedang apa kau disana wahai kekasihku....apakah kau merindukanku..?semoga cinta Alloh slalu menjagamu,menjaga hatimu dan cepat pulang menemuiku..aku rindu...
Hanya itu yang slalu ku gumamkan dalam hatiku untuk mengobati kerinduanku padanya,wanita yang aku kenal walau belum halal ku sentuh,belum nyata ku lihat,tapi aku yakin dialah yang terbaik untukku,aku yakin dia akan jadi istriku yang shaleha,atas bimbinganmu ya Robb...takdir cintaku aku serahkan padamu...
"Bayu..bayuuu..sudah selesai solat dhuhanya? Tolong bantuin ibu sebentar..."
lamunanku terkagetkan dengan suara ibuku, "iya bu sudah ko..sebentar."

aku langsung keluar kamar dan menghampiri ibuku..
"ada apa bu? "
"tolong antar makanan ini buat pamanmu yang sedang sakit,bilangin sorean ibu baru bisa kesana."
"oh iya bu..aku antarkan sekarang"
aku kembali kekamarku,ganti baju lalu menghidupkan motor menuju rumah pamanku yang memang tidak begitu jauh dari rumahku kalau pake motor.
Ibuku memang wanita baik,perhatian dan penyayang.

Tidak ada komentar: